Cara Mengatasi Murai Batu Kurang Fit Dan Berbagai Penyakit Berbahaya Lain

murai batu sakit nafas
Cara Mengatasi Murai Batu - Murai batu termasuk jenis burung berkicau yang keberadaannya saat ini di alam liar sudah semakin menipis. Namun, saat ini sudah banyak orang yang menangkarkan murai batu sehingga jumlah murai batu semakin lama semakin bertambah walaupun bukan di alam liar.

Tujuan orang saat ini untuk menangkarkan murai batu bukan hanya untuk melestarikan murai batu tetapi juga untuk diikutsertakan ke dalam kontes burung berkicau. 

Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi jika murai batu sudah menjadi salah satu jenis burung unggulan sehingga banyak orang yang memburu murai batu khususnya para kicau mania.

Untuk membuat murai batu menjadi burung yang selalu menjadi juara di dalam suaru kontes itu tidak mudah. 

Banyak hal yang akan menghambat kita di dalam merawat murai batu yang akan menjadikan juara di dalam suatu kontes. Salah satu hal yang akan menghambat perawatan murai batu adalah penyakit.

Cara Mengatasi Murai Batu Kurang Fit Dan Berbagai Penyakit Berbahaya Lain

Penyakit bukan hanya menyerang murai batu tetapi juga hewan lainnya. Penyakit yang menyerang murai batu bukan karena tidak ada penyebabnya. 

Pada umumnya, penyebab utama murai batu terserang penyakit adalah karena kebersihan sekitar sangkar tidak diperhatikan. Dan kesalahan tersebut tak lepas dari kesalahan pemilik burung murai batu.

Penyakit memang sering muncul di tempat yang kotor dan tidak terurus. Jadi, apabila kita tidak ingin murai batu kita terserang penyakit maka jagalah lingkungan sekitar sangkar burung agar tidak ada hal-hal yang akan menimbulkan penyakit. 

Lantas, apa saja hal yang harus diperhatikana ketika menjaga lingkungan sekitar sangkar supaya tidak menimbulkan penyakit? Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.
  • Menjaga kebersihan kandang
Kandang untuk menangkarkan murai batu harus selalu bersih. Jika tidak bersih akan mengakibatkan sarang penyakit ada di tempat tersebut. Kandang dapat dibersihkan setiap harinya. 

Pembersihan kandang dapat dilakukan setiap pagi hari saat murai batu sedang dimandikan. Pada saat itulah kita mempunyai kesempatan untuk membersihkan kandang.

Cara membersihkan kandang adalah dengan menyikat seluruh bagian kandang dengan menggunakan sabun deterjen. 

Apabila kandang sudah dibersihkan selanjutnya dapat dijemur di bawah sinar matahari agar cepat kering. Supaya benar-benar bersih dari hal yang akan menyababkan timbulnya penyakit, sebaiknya semprotkan cairan disinfektan sesuai dengan dosis.
  • Menjemur murai batu
Murai batu tidak akan memiliki stamina jika tidak dijemur. Jadi, setiap harinya murai batu perlu dijemur agar memiliki stamina. 

Tidak hanya berfungsi untuk membangkitkan stamina, penjemuran murai batu juga berfungsi untuk menjaga kesehatan murai batu tersebut.

Dengan hanya menjemur murai batu maka murai batu akan mendapatkan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh burung. 

Contohnya seperti vitamin D3 dan beberapa jenis vitamin lainnya. Penjemuran dilakukan pada pagi hari saja. Penjemuran yang dilakukan sekurang-kurangnya selama 30 menit. 

Namun jika ingin lebih lagi bisa dijemur hingga 3-4 jam. Atau bisa juga tergantung keinginan burung murai batu tersebut.Inilah Cara Mengatasi Murai Batu Kurang Fit Dan Berbagai Penyakit Berbahaya Lain semoga bisa membantu dan bermanfaat..


EmoticonEmoticon